Sunday, 7 April 2013

Semua Tentang Rindu

0 comments


Sang Bayu menyapaku
dibisikkannya lagu syahdu
tentang berjuta rindu
yang menusuk sampai ke kalbu


Tak ada yang mampu kunyanyikan
selain lagu-lagu syahdu
Tak ada yang mampu kutuliskan
selain sajak-sajak pilu
Tak ada lagi yang mampu kuungkapkan
semua hanya tentang “rindu” !


Tentang rinduku
padamu
yang menukik tajam ke permukaan hatiku
buatku kehabisan sabar
dan kurasa tak mampu lagi bendung hasratku
untuk bertemu


Aku ingin bertemu,
memandang dirimu yang kusayang
Aku ingin bertemu,
agar aku bisa tenang


“Tenang…!”
kubisikkan kata itu pada hati
yang didalamnya terdapat rindu yang berkecamuk
“Tenang…!”
kuulangi lagi kata itu
karena aku takut,
rindu itu remukkan bayangmu di hatiku!
 

Bayangmu menari-nari
sesekali hinggapi benak ini
lalu berlari
namun kemudian kembali lagi
sambil menyanyi-nyanyi
 
Sesekali ingin kau kutangkap
mendekapmu erat-erat
namun kemudian kusadari
itu bayangmu, bukan kau yang asli!

2005
---puisi galau jaman SMA :D

Wednesday, 3 April 2013

Kangen Lomba Lintas Alam

0 comments

Pagi kemarin ada pelanggan PMSB yang minta tolong ambil contoh undangan di Terminal Alang-alang Lebar. Biar irit waktu, jadi aku sama Bang Dian mutusin buat ambil jalan pintas. Kami lewat Kenten Laut, terus belok ke Talang Keramat tembus ke simpang Tanjung Api-Api. Dan alhamdulillah cuma setengah jam udah sampe KM 12.

Nah, selama perjalanan ngeliatin lahan dan hutan bikin inget sama masa-masa jadi Pecinta Alam. Waktu melintas di Talang Kelapa kok kayaknya familiar gitu sama rutenya. Muncullah memori-memori tentang Lomba Lintas Alam.

Waktu masih unyu-unyu pake seragam putih abu-abu, aku gabung sama PPA. WWB. Karena gak dapet ijin naek gunung dan kurang suka olga wall climbing jadinya aku paling banter ikut LLA. Sekali pas DIKSAR aku ngikutin rute (ngikutin ya bukan ikut lombanya) teman seangkatan yang cowok. Waktu itu mereka ikut LLA Mapala Kelaras STISIPOL Candradimuka. Jaman itu sih aku gak minat sama sekali -gak kepikiran malah- buat jadi mahasiswi kampus itu. Tapi ternyata? :P

Lalu LLA yang kuikuti beneran itu waktu Sispala SMA 3 Ganesha ngadain LLHR. Kalo yang ini ditambah Halang Rintang di pos-posnya. Setelah itu mulai jarang lomba-lomba anak PA. Ada juga aku denger Kebut Gunung, tapi yang ngadain universitas gitu. Mana boleh ortulah...

Jadinya kelas dua aku kepilih jadi ketua penyelenggara LLA di WWB. Huff... Pengalaman pertama memimpin orang nih. Dengan kemampuan komunikasi yang payah pula. Untungnya senioran selalu setia setiap saat. Alhamdulillah acara sukses. Walau pun akunya tetep gak becus mimpin :D

Terus pas kelas tiga, adek tingkatku si Dewi yang kebagian jatah mimpin LLA berikutnya. Tapi berhubung yang aktif gak terlalu banyak dan yang bisa ditanyain seniornya juga dikit, ya jadi aku masih ikut nimbrung walaupun lagi sibuk menjelang UAN.

Hmmm... Kangen deh rasanya... Masih ada gak ya Sispala/Mapala yang ngadain LLA?

Jaman Pelantikan CA PA WWB 2003

Aku dulu belum hijrah jadi mukanya ditutup :P

Friday, 22 March 2013

Beasiswa Mizan, Kembali Diluncurkan!

0 comments
Dalam rangkaian ulang tahun Mizan ke-30 ini, Mizan kembali meluncurkan program Beasiswa Mizan. Program ini telah menjadi tradisi lama Mizan. Namun dalam beberapa tahun terakhir sempat vakum. Pada era 90-an, beasiswa Mizan menjadi daya tarik tersendiri para mahasiswa tingkat akhir. Mereka berlomba untuk mendapatkan beasiswa ini karena sedikitnya tiga alasan. Pertama, tugas akhir mereka berkesempatan dinilai oleh penerbit dan dewan juri. Kedua, mereka akan mendapat dana bantuan penelitian, dan yang terakhir, karya tulis mereka berkesempatan untuk diterbitkan. Ada kesan umum bahwa yang mendapat beasiswa mizan, pastilah skripsinya berbobot.

Seperti sejarah Mizan yang dilatarbelangi oleh semangat berpikir dan berkarya di kalangan mahasiwa, Mizan telah menaruh perhatian besar untuk mendorong gairah menghasilkan karya tulis berkualitas di kalangan kampus, salah satu carnya adalah dengan memberikan beasiswa.

Mizan percaya program beasiswa ini bisa menjadi pemantik munculnya, atau ditemukannya karya-karya genuine di kalangan mahasiswa. Mudah-mudahan dari beasiswa ini akan muncul Cak Nur, Amien Rais, Jalaludin Rakhmat, dan Amien Abdullah baru. Nama-nama yang saya sebutkan tadi sempat menjadi monumen kebangkitan intelektual islam indonesia yang dalam seri buku Mizan Khazanah Intelektual Muslim Indonesia pada tahun 80 dan 90-an.
Detail informasi dan Ketentuan:
-     Beasiswa ini akan diberikan kepada tiga kategori: S1 sebesar 18 juta, S2 sebesar 24 juta, S3 sebesar 30 juta
-    Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa yang tengah menyelesaikan tugas akhir, skripsi, tesis dan disertasi.
-    Peserta akan diminta untuk mengirimkan proposal skripsi, tesis, dan disertasinya.
-    Dewan redaksi Mizan akan melakukan seleksi awal, dari proposal terpilih kemudian akan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari para pakar dan tokoh.
-    Para pemenang, memiliki kesempatan hasil karya tulisnya akan diterbitkan oleh Mizan.
-    Batas waktu hingga 30 Juni 2013

Beasiswa Mizan hadir kembali untuk Anda (Gambar: randolph.k12.nc.us)


Formulir dapat diisi di http://mizan.com/news_det/beasiswa-mizan-kembali-diluncurkan.html
 

Annisa Ramadona :) Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal