Friday, 24 May 2013

Menjajal Bisnis Modal Nekad

Mendengar kata bisnis, ingatanku langsung kembali pada masa-masa sibuk 2010 lalu. Waktu itu aku memutuskan resign dari TV komunitas di mana aku menjadi salah satu crew-nya. Itu karena Bang Dian yang telah bergabung dengan Entreprenuer University, berhasil menularkan virus-virus wirausaha padaku. 

Selain membuka Percetakan Muslim Sukses Barokah, Desember 2010 Bang Dian juga mengajakku menjajal usaha kuliner. Kami memberinya nama Mie Aceh Lesehan Lezat alias MALL. Dengan modal nekat, usaha ini kami buka. Aku dan Bang Dian menggaet mama untuk mengelola warung masakan khas Aceh ini.

26 Desember 2010, malam persiapan opening MALL
Tampak depan Mall

Setidaknya ada 4 menu spesial yang kami tawarkan. Mie Aceh, Rujak Merem Melek, Es Timun Bahagia, dan Kopi Nyetrum. Alhamdulillah, ternyata banyak juga yang penasaran. Mulai dari sahabat, teman, kenalan, sampai yang belum dikenal juga icip-icip menu ini.

Menu MALL
Pelanggan MALL
Hari-hariku lumayan padat selama mengurusi usaha kami. Subuh-subuh, aku memebereskan urusan rumah, lalu pukul delapan harus sudah di kampus untuk kuliah. Zuhur, aku mengurusi percetakan. Selepas maghrib, lanjut ke MALL sampai tutup pukul sepuluh malam. Capek? Pasti. Tapi aku dan Bang Dian cukup menikmati.
 
Sayangnya, kami harus mengistirahatkan MALL di 27 Desember 2011 karena berbagai faktor. Tidak fokus, lokasi MALL yang terlalu jauh dari pusat kota, manajerial yang kurang baik, mama yang kelelahan, serta menurunnya minat pelanggan. 
 
Aku dan Bang Dian kemudian berusaha fokus di satu bidang saja. Menekuni Percetakan Muslim Sukses Barokah yang sekarang masuk tahun ke tiga. Kalau pun pada akhirnya karena hobi menulisku, aku mencoba terjun ke dunia penerbitan dan membuka 27 Aksara pada Mei 2012, aku yakin masih bisa fokus karena percetakan dan penerbitan sebenarnya masih berkaitan.
 



MONI, 27 Aksara

Sepanjang Masa, 27 Aksara

Alhamdulillah, dengan berbisnis begini aku merasa benar-benar free... free... free... (ala iklan Sherina ^^) Bebas mengatur waktu, bebas mengisi saku. Bisa ke sini-situ, bisa beli ini-itu. Dan yang terpenting, bisa bantu ortu. :)


 

Tulisan ini disertakan pada: Give Away : Perempuan dan Bisnis.

1 comments on "Menjajal Bisnis Modal Nekad"

Uniek Kaswarganti on 24 May 2013 at 14:24 said...

wah sayang ya Mie Aceh-nya enggak lanjut, salah satu favorit saya tuh ;) sukses terus utk 27 Aksara ya

terima kasih sudah turut serta di Give Away : Perempuan dan Bisnis ya mb Annisa, good luck ;)

Post a comment

 

Annisa Ramadona :) Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal