Thursday, 29 November 2012

PERBEKALAN DAN PERLENGKAPAN


PENDAHULUAN
 
Perlengkapan kegiatan alam bebas pada umumnya mahal, tetapi wajar saja karena perlengkapan itu adalah pelindung keselamatan diri. Karena itu di alam bebas merupakan lingkungan yang asing bagi organ tubuh kita yang umumnya terbiasa hidup di daerah yang lebih rendah atau terlindung dari faktor ekstern, karena itu dibutuhkan perlengkapan yang memadai.

Setiap orang mungkin mempunyai perlengkapan yang berbeda, tetapi fungsinya tetap sama. Keberhasilan sebuah kegiatan di alam bebas ditentukan oleh perencanaan perlengkapan dan perbekalan yang tetap.

Hal yang perlu direncanakan :
  1. Menentukan tujuan, misalnya pendakian, penjelajahan, penelitian, SAR, dll.
  2. Mencari informasi dan data tentang jenis medan, misalnya hutan, gunung, rawa-rawa, goa, tebing dll.
  3. Mengetahui lamanya perjalanan.
  4. Mengetahui kendala dan keterbatasan kemampuan untuk membawa perbekalan dan perlengkapan.
  5. Memperhatikan hal-hal khusus, obat-obatan tertentu, pakaian dan peralatan khusus.
Setelah mengetahui hal-hal tersebut kita pilih perlengkapan dan perbekalan yang sesuai dan selengkap mungkin, tetapi bebannya tidak melewati batas kemampuan untuk membawanya (Maximum utility in minimum weight). Beban total perorangan tiddak boleh melewati 1/3 berat badannya atau 15-20 kg meskipun ada yang mampu membawa lebih dari 1/3 kg dari berat badannya, misalnya diatas 30 kg.
Dari kegiatan penjelajahan kita harus mengenal jenis perjalanan yang sesuai kondisi keadaan medan, yaitu :
  1. Mendaki gunung
  2. Jelajah rimba
  3. Susur pantai, sungai dan rawa
  4. Susur goa
  5. Pelayaran dan penyelaman
Demikian juga untuk perjalanan ilmiah dapat dikelompokkan berdasarkan jenis medan yang dihadapi. Kita dapat mengelompokkan perlengkapan yang akan kita bawa sebagai berikut :
  1. Perlengkapan dasar :
-         Perlengkapan saat pelaksanaan atau pergerakan
-         Perlengkapan masak, makan dan minum
-         Perlengkapan MCK
-         Perlengkapan pribadi
  1. Perlengkapan khusus :
-         Untuk penelitian : Kamera, buku serta alat-alat lainnya
-         Susur sungai : Perahu, kano, pelampung dll
-         Mendaki gunung dan menjelajah rimba : Carriel, dome dll
-         Pendakian tebing : Kernmantle, karabiner, descender dll
-         Menyelam : Tabung oksigen, baju selam, sepatu katak dll
  1. Perlengkapan tambahan :
-         Perlengkapan yang tidak mutlak harus dibawa : Semir, kelambu dll
Sebaiknya penyusunan perlengkapan disusun pada sebuah check list atau daftar perlengkapan. Dalam check list perlengkapan dikelompokkan apa yang perlu dibawa atau tidak. Bila kegiatan berkelompok maka dibuat check list untuk perlengkapan regu dan pribadi. Dalam kegiatan yang lama dan besar, perlu kita tentukan apakah peralatannya bisa  kita bawa sendiri atau memakai tenaga porter atau sherpa, kemudian apakah perbekalan itu akan kita bawa dari awal atau dapat diperoleh diperjalanan maupun ditempat tujuan kita.

PERLENGKAPAN DASAR

I. PERLENGKAPAN MENDAKI GUNUNG DAN JELAJAH RIMBA
A. Pribadi :
1. Ransel (Carriel, ruck suck, day suck)
  • Ringan, kuat dan water proof
  • Sesuai dengan medan, untuk medan gunung hutan, tidak dianjurkan memakai ransel bertulang luar (external frame) karena menyulitkan gerakan, ransel ini tidak cocok untuk medan datar misalnya susur pantai dan padang rumput.
  • Sangat dianjurkan memakai ransel bertulang dalam karena berfungsi agar berat bebannya rata dan seimbang ke seluruh tubuh dan tulang ransel itu membentuk ventilasi antara punggung dengan ransel.
  • Tali penyandang ransel harus kuat dan cukup lebar mempunyai hip belt untuk mengatur agar ransel menempel dengan baik ke tubuh.
2. Pakaian
a. Baju
-        Hangat, kuat, ringan, menyerap keringat dan mudah kering. Terbuat dari bahan katun tipe rip stop atau wol misalnya kemeja flannel dan sweater serta tidak lupa membawa baju cadangan.
b. Jaket (Parka)
-        Ringan, kuat, water proof, wind proof bahannya terbuat dari parasut. Dianjurkan ukurannya dibawah pinggang dengan warna cerah.
c. Rain Coat
-        Ringan, kuat, water proof, warna cerah.
d. Celana Lapangan
-        Ringan, kuat, praktis bahan katun dan mudah kering serta mempunyai kantung tambahan. Dasarnya bertipe rip stop.
3. Sleeping Bag & Sleeping Mat
-        Terbuat dari bahan yang ringan, hangat dan dapat dilipat kecil (Compresable) misalnya sleeping bag bulu angsa atau dacron.
4. Sepatu (Jungle Boot, Tracking Shoes)
-        Kuat, nyaman, bersol menggigit, sangat dianjurkan setinggi mata kaki. Kaos kaki yang menyerap keringat dari bahan wol dan cukup panjang.
5. Topi Rimba
-        Melindungi kepala, balaklava untuk melindungi wajah dan telinga dari angin dan dingin.
6. Sarung Tangan
-        Bahan wol untuk menahan dingin
-        Bahan kulit untuk menyibak semak belukar
7. Perlengkapan lainnya :
-        Ikat pinggang
-        Senter
-        Sendok, piring, cangkir (semua bahan plastik)
-        Pisau
-        Peluit (whistle)
-        Kompas
-        Peples
-        Jarum, benang, peniti, tali sepatu cadangan, perlengkapan mandi, pakaian dalam dan obat-obat pribadi.
8. Peralatan Tambahan Khusus :
-        Geiters, sarung kaki anti pacet
-        Carriel cover, pelindung carriel
-        Kelambu, untuk dimedan rawa
-        Semir, untuk melembutkan kulit sepatu
-        Ikat leher, syal dab bandana
-        Hammock, ranjang alam terbuka
B. Regu :
a.       Tenda : Ringan, praktis, water roof, cukup untuk jumlah anggota (Doom)
b.      Alat masak : kompor gas, KLP, Parafin, nesting
c.       Lampu badai, lilin, korek api
d.      Golok tebas dan jerigen air, tissue gulung
e.       Peta toppografi, altimeter, thermometer, handy talky (HT), kamera

II. LOGISTIK
            Untuk mendapatkan logistik ditentukan :
  1. Jumlah anggota
  2. Lamanya perjalanan
  3. Berat ringannya medan yang akan dihadapi
Logistik harus cukup kalori dan penuh gizi, cukup awet, mudah dimasak, ringan, murah dan mudah didapat. Makanan siap pakai (instant) merupakan pilihan pertama untuk dibawa sebagai bekal. Keuntungannya yaitu ringkas serta cepat masak sehingga menghemat waktu dan bahan bakar.
Makanan pagi harus diusahakan terdiri dari makanan yang mudah dimasak dan sangat hangat misalnya supermie atau havermout. Ini atas dasar pertimbangan bahwa perjalanan hari itu harus dimulai sepagi mungkin, sehingga waktu tidak terbuang hanya menunggu makanan masak. Untuk siang hari sebaiknya memakan makanan yang tidak harus dimasak, karena akan memakan waktu. Meskipun demikian makanan ini harus mengandung Hidrat arang yang cukup, misalnya coklat, biscuit atau roti.
DAFTAR MAKANAN
  1. Makanan Pokok         : Beras, Supermie, Jagung, Kentang
  2. Lauk-pauk                   : Sarden, Dencis, Kecap, Sos, Abon, Telur
  3. Minunam                     : Susu, Kopi, Teh, Nutrisari, STML
  4. Lain-lain                      : Gula, Garam, Mentega atau Minyak goreng
(MATERI DIKSAR PPA. WAHANA WIRABHUMI)

2 comments on "PERBEKALAN DAN PERLENGKAPAN"

teguh pribadi Adinugroho on 10 April 2013 at 11:07 said...

sangat berguna! hahaha.
salam kenal, saya Teguh. Dulu dari Wapeala Universitas Diponegoro Semarang. dah lama sekali gak melakukan perjalanan (udah kerja, punya anak, dll), sekalinya mau jalan rungsing nyari cek list alat. di searching, top list 'mbah gugel' keluarnya blog kamu. mantap deh. very helpful. thanks.

awalnya sempet ragu nge-klik karena akun nya punya cewek en pinky pulak, kirain paling cek list traveling. saran: kalo bisa ada unduhan dalam bentuk form excel hehehehe

Annisa Ramadona on 10 April 2013 at 16:13 said...

hehe... salam kenal... dulu saya anak SISPALA tapi sampe sekarang belum sekali pun naek gunung gara-gara gak diijinin ortu. ini materi pas DIKSAR, biar nanti suatu saat kalo mau ndaki udah ada pegangan :D
syukur deh kalo bermanfaat buat masnya :)

Post a Comment

 

Annisa Ramadona :) Copyright © 2009 Paper Girl is Designed by Ipietoon Sponsored by Online Business Journal